Thrips sp.




Nama Umum

Trips


Deskripsi

Hama ini umumnya ditemukan pada daun tanaman. Hama memiliki panjang tubuh sekitar 1 mm. Satu siklus hidup berlangsung selama 7-12 hari. Telur diproduksi sebanyak 80 butir. Serangga dewasa dapat bertahan hidup selama 20 hari.


Efek

Serangan hama ini ditandai dengan adanya bercak keperak -perakkan pada daun. Daun yang terserang berubah warna menjadi coklat tembaga, mengeriting atau mengeriput, hingga akhirnya mati. Serangan berat dapat menyebabkan daun, tunas atau pucuk menggulung ke dalam dan muncul benjolan seperti tumor. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat, tanaman menjadi kerdil, hingga pucuk tanaman menjadi mati. Hama ini juga merupakan vektor virus yang dapat menyebabkan penyakit pada tanaman.


Pengendalian

Pengendalian dilakukan dengan menggunakan tanaman perangkap seperti kenikir kuning, menggunakan mulsa perak, sanitasi lahan dan pemotongan bagian tanaman yang terserang, serta pemanfaatan musuh alami, diantaranya, predator kumbang Coccinellidae, tungau, predator larva Chrysopidae, kepik Anthocoridae dan patogen Entomophthora sp. Penggunaan perangkap kuning juga dapat mengendalikan hama ini, dengan jumlah 40 buah/ha atau 2 buah/ 500 m2 yang dipasang sejak tanaman berumur 2 minggu. Perangkap dapat dibuat dari potongan bambu yang dipasang plastik map warna kuning. Plastik diolesi dengan lem agar hama yang terpancing akan menempel. Apabila plastik sudah penuh dengan hama ini, maka plastik perlu diganti. Akarisida boleh digunakan apabila populasi hama telah mencapai batas ambang pengendalian, yaitu sebanyak 15% dari total tanaman terserang.