Kamu mungkin sudah tidak asing dengan istilah palawija. Palawija sendiri merupakan salah satu istilah untuk kelompok tanaman yang umum dijumpai dalam sistem pertanian di Indonesia. Berikut informasi yang telah dirangkum oleh tim agreatculture.id agar kamu lebih kenal dengan palawija.
Definisi palawija
Palawija adalah kelompok tanaman sekunder yang ditanam sebagai tanaman rotasi (selingan) setelah dilakukan pemanenan tanaman utama, khususnya padi. Secara etimologi, palawija berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu phaladwija yang berarti "buah kedua". Dalam sistem pertanian modern, palawija berfungsi sebagai strategi diversifikasi pangan dan optimalisasi lahan, terutama saat pasokan air terbatas pada musim kemarau.
Jenis palawija
Palawija dapat berasal dari berbagai kelompok tananam, di antaranya biji-bijian seperti jagung dan sorgum, kacang-kacangan seperti kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau, dan umbi-umbian seperti singkong, ubi jalar, dan talas. Palawija umumnya memiliki karakteristik tertentu untuk mendukung perannya sebagai tanaman rotasi, mencakup:
- Membutuhkan air yang jauh lebih sedikit dibandingkan tanaman utama, serta memiliki daya tahan tinggi terhadap kekeringan.
- Memiliki masa tanam hingga panen yang relatif singkat, umumnya 2–4 bulan.
Manfaat palawija
- Memutus siklus hama dan penyakit melalui sistem rotasi tanaman.
- Menyuburkan kembali lahan pasca-panen tanaman utama dengan beberapa mekanisme, seperti meningkatkan kandungan nitrogen tanah lewat tanaman kacang-kacangan dan memperbaiki struktur tanah lewat tanaman umbi-umbian.
- Menjamin ketersediaan pangan alternatif bagi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pendapatan petani saat musim kemarau panjang.
Penulis: Denis
