5 Tips Berkebun di Rumah

Berkebun di rumah merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat. Dengan berkebun, kamu dapat menyediakan bahan makanan sehat secara mandiri. Tubuh kamu juga akan lebih sehat, mengingat kamu perlu banyak bergerak dan terpapar sinar matahari pagi ketika berkebun. Selain itu, kamu dapat melihat tanaman hijau yang menenangkan pikiran  setiap hari.

Namun, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Berikut lima tips penting berkebun di rumah yang dirangkum tim agreatculture.id.

Perhatikan arah sinar matahari

Sinar matahari merupakan salah satu faktor yang menentukan pertumbuhan tanaman. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi area di rumah yang mendapat paparan sinar matahari paling optimal.

Manfaatkan grey water

Selain sinar matahari, ketersediaan air juga menjadi kebutuhan mendasar bagi tanaman. Saat musim kemarau, grey water atau air bekas pakai dapat dimanfaatkan sebagai alternatif, selama bebas dari senyawa kimia yang buruk untuk tanaman. Beberapa contoh grey water yang aman digunakan antara lain air bekas rebusan sayur, air cucian beras, dan air buangan AC.

Perbanyak variasi tanaman

Untuk membangun ekosistem kebun yang sehat, disarankan untuk tidak hanya menanam satu jenis tanaman. Kamu bisa menanam berbagai jenis tanaman sayuran, buah, hingga bumbu dapur. Keberagaman ini dapat mendukung keseimbangan ekosistem di area kebun.

Gunakan tanaman merambat


Bagi yang berkebun di area balkon atau rooftop tanpa naungan, tanaman merambat dapat menjadi solusi. Tanaman jenis ini akan mengurangi intensitas sinar matahari berlebih pada waktu-waktu tertentu, sekaligus menambah nilai estetika ruang.

Jaga estetika dan sanitasi kebun


Berkebun di rumah tidak selalu identik dengan kesan kotor atau berantakan. Penataan yang benar membuat area kebun terlihat rapi. Kamu juga perlu membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman secara rutin agar kebun tetap nyaman dipandang.

Penulis: Denis