Myzus persicae




Nama Umum

Kutu Daun Persik


Deskripsi

Hama berukuran kecil, antara 1 - 6 mm, tubuhnya lunak, berbentuk seperti buah pir, mobilitasnya rendah dan biasanya hidup secara berkoloni.


Efek

Hama ini menyerang pada bagian-bagian tanaman yang masih muda, misalnya tunas, daun, serta tangkai daun. Hal ini terjadi karena serangga mengisap cairan sel tanaman dengan menusukkan stilet (organ yang tajam pada bagian mulut), sehingga hanya jaringan tanaman yang lunak yang paling disukainya. Daun berkerut dan keriting serta penumbuhannya terhambat. Pada bagian tanaman di sekitar aktivitas hama tersebut terlihat adanya kapang hitam yang tumbuh pada sekresi atau kotoran kutu daun berupa embun madu. Kadang-kadang di sekitar koloni juga terdapat semut yang juga menyukai sekresi yang dihasilkan serangga ini.


Pengendalian

Pengendalian dilakukan dengan memanfaatkan musuh alami, diantaranya berupa parasitoid Diaretiella rapae, dan predator kumbang macan, laba-laba, larva darisyrphid, dan belalang sembah. Pengendalian hama juga dapat dilakukan dengan penyemprotan akarisida, bila populasi hama sangat tinggi, yaitu lebih dari 50 ekor/tanaman pada tanaman muda, tanaman pindahan dan tanaman hampir panen.