Bemisia tabaci




Nama Umum

Kutu Kebul


Deskripsi

Hama tergolong sebagai lalat. Serangga dewasa bertelur 50 hingga 400 telur mulai dari 0,10-0,25 mm pada bagian bawah daun. Telur diletakkan berkelompok, berukuran kecil dengan dimensi lebar 0,2 mm dan tinggi 0,1 mm. Telur pada awalnya berwarna keputihan dan berubah menjadi warna coklat mendekati penetasan, dalam waktu 5 hingga 7 hari.


Efek

Serangan hama ini menyebabkan daun memiliki bercak-bercak yang disebabkan oleh rusaknya sel-sel dan jaringan daun akibat serangan nimfa (serangga remaja) dan serangga dewasa. Ketika populasi tinggi, serangan hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Embun muda yang dikeluarkan dapat menimbulkan serangan jamur jelaga yang berwarna hitam, menyerang berbagai fase tanaman. Keberadaan embun jelaga tersebut menyebabkan terganggunya proses fotosintesis pada daun. Selain itu, hama ini tergolong sangat berbahaya karena dapat bertindak sebagai vektor virus yang dapat menyebabkan penyakit.


Pengendalian

Pengendalian dapat dilakukan dengan pemanfaatan musuh alami, penggunaan perangkap kuning yang dipadukan dengan pengendalian dengan tumpang sari, seperti dengan jagung yang dapat menjadi tanaman perangkap, serta rotasi dengan tanaman yang tidak memiliki potensi sebagai inang dari hama ini. Apabila serangan hama sangat tinggi, penggunaan insektisida boleh dilakukan dengan dosis tepat dan sesuai anjuran.