Deskripsi Tanaman
Bawang Merah (famili Liliacea) adalah tanaman sayuran semusim dan berumur pendek. Bawang merah dapat diperbanyak secara vegetatif (dengan umbi) maupun generatif (dengan biji ; TSS=True Shallot Seed). Pada umumnya bawang merah dikonsumsi sebagai bumbu masakan serta sebagai obat tradisional.
Salah satu masalah utama dalam budidaya bawang merah adalah hama dan penyakit tanaman, diantaranya Liriomyza chinensis, Thrips tabaci, Alternaria porii, Fusarium sp., antraknos dan lain-lain. Serangan hama dan penyakit dapat menurunkan produksi bawang merah sekitar 26–32%.
Kriteria Lingkungan
Deskripsi Wilayah
Tanaman dapat ditanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.
| Ketinggian (mdpl) | 0 - 1.000 |
| Curah Hujan (mm/tahun) | 150 - 200 |
| Suhu Harian (°C) | 25 - 32 |
| Kelembaban (%) | 50 - 70 |
| pH Tanah | 5,6 - 6,5 |
Kriteria Budidaya
Waktu Tanam
Tanaman dapat ditanam pada April atau Mei. Tanaman juga dapat ditanam pada Juli atau Agustus, namun butuh pengairan yang baik.
Sarana Prasarana
Cangkul, garpu, arit, penanam benih (tugal), tali rafia, ember, gembor, gathul (pacul miring mini), pisau/gunting, pompa air, selang air, gerobak tangan pengangkut pupuk/hasil panen dan keranjang.
| Bagian yang Dipanen | Umbi |
| Periode Tanam (Hari) | 60 |
| Kebutuhan Benih (kg/ha) | 800 – 1500 |
| Potensi Produksi (ton/ha) | 6 - 25 |
| Jarak Tanam (cm) | 20 x 20 |
Kriteria Budidaya
Penyemaian
Bibit siap ditanam apabila telah disimpan selama 2–4 bulan sejak panen dan tunas sudah sampai ke ujung umbi. Bibit yang baik disimpan dalam bentuk ikatan di atas para-para dapur atau di gudang khusus dengan pengasapan. Pada lahan kering, bibit yang siap tanam dirompes terlebih dahulu. Apabila bibit belum siap tanam (pertumbuhan tunas dalam umbi 80%), pemotongan ujung bibit perlu dilakukan. Tujuan pemotongan bibit adalah untuk memecahkan masa dormansi dan mempercepat pertumbuhan tunas tanaman. Bibit disemai pada lapisan tanah tipis dengan ketebalan 0,5-1,0 cm dan disiram secukupnya. Bibit siap dipindahkan ke lahan apabila telah muncul 2-3 helai daun.
Persiapan Lahan dan Penanaman
- Penanaman pada lahan
Tanah harus digemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan garpu/cangkul. Agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman, tanah perlu dibersihkan dari sisa-sisa akar tanaman lain, gulma serta batuan. Buatlah bedengan sesuai kebutuhan dengan bedengan mengarah dari barat ke timur. - Penanaman pada pot
Siapkan media tanam yang terdiri atas tanah, pupuk dan kapur (apabila diperlukan), kemudian diamkan 5-7 hari sebelum ditanami tanaman.
Pemeliharaan
- Pemupukan
Pupuk diberikan sesuai dosis yang direkomendasikan. Untuk penanaman pada lahan, pupuk organik (apabila digunakan) diberikan saat pengolahan tanah, sedangkan pupuk anorganik dapat diberikan pada saat penanaman dan pada saat tanaman berusia 10 dan 30 hari. Pemupukan dilakukan dengan membuat larikan kurang lebih 5 cm di sisi tanaman, kemudian taburkan pupuk pada larikan tersebut dan timbun kembali dengan tanah. - Penyiraman
Untuk penanaman pada lahan, penyiraman perlu dilakukan apabila tanaman ditanam pada musim kemarau. Untuk penanaman pada pot, penyiraman perlu dilakukan secara berkala. - Perawatan
Penyiangan terhadap gulma perlu dilakukan untuk menjaga sanitasi lahan. Perawatan lainnya yang perlu dilakukan aadalah penjarangan. Penjarangan tanaman perlu dilakukan apabila tanaman yang tumbuh terlalu rapat. Penjarangan dapat dilakukan dengan cara mencabut tanaman yang lebih muda atau tanaman dengan performa tumbuh yang lebih rendah.
Panen
Bawang merah dapat dipanen pada usia 60–70 hari. Tanaman yang siap panen memiliki tanda berupa leher batang 60% lunak, tanaman rebah dan daun menguning. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada keadaan tanah kering dan cuaca cerah untuk mencegah serangan penyakit busuk umbi ketika penyimpanan. Selanjutnya, umbi dijemur sampai cukup kering selama 1-2 minggu. Pengeringan juga dapat dilakukan dengan alat pengering (oven) hingga mencapai kadar air sekitar 80%.
Pasca-panen
- Pembersihan dari kotoran yang menempel
- Sortasi, dilakukan dengan memilah dan menggabungkan rumpun berdasarkan ukuran daun secara terpisah
- Pengemasan sesuai kebutuhan
- Penyimpanan